Perawatan Termometer

Termometer atau alat pengukur suhu tubuh, digunkanan dengan menempelkan langsung pada bagian tubuh tertentu seperti termometer oral, termometer telinga dan bahkan termometer dubur. Melihat penggunaannya yang sangat personal inilah, termometer juga membutuhkan langkah perawatan termometer khusus agar kondisinya selalu steril dan tidak menyimpan kuman ketika harus digunakan lagi. Termometer juga dibuat dengan bahan yang berbeda-beda, seperti plastik dan kaca, oleh karena itu juga benda ini tidak bisa diperlakukan sembarangan. Perawatan termometer harus dilakukan secara hati-hati. Meskipun merupakan alat bantu kesehatan yang memiliki fungsi sebagai pengukur suhu, tapi tidak berarti bahwa termometer pasti bisa bertahan di suhu tinggi untuk membunuh kuman yang menempel.

Perawatan termometer sama sensitifnya dengan merawat bayi karena ketika dibersihkan menggunakan air panas, termometer akan mengalami ketidakstabilan suhu yang akhirnya membuat benda ini kehilangan fungsinya. Saat akan melakukan perawatan termometer, ada baiknya jika melihat bagian mana yang disebut sebagai pengukur suhu (ujung) dan bagian pegangan. Perawatan termometer dilakukan dengan mencelupkannya pada air hangat. Ingat, yang dicelupkan pada air hangat hanyalah pegangan termometer saja.


Termometer digital

Setelah mencelupkannya pada air hangat, cucilah termometer menggunakan air bersabun dan bersihkan dengan telapak tangan. Jika termometer digolongkan sebagai termometer digital, berhati-hatilah untuk tidak merusak bagian elektroniknya. Setelahnya usapkan cairan antibakteri seperti alkohol atau jenis larutan lainnya dan usapkan secara perlahan agar kuman yang menempel benar-benar mati. Larutan yang menempel harus dicuci ulang menggunakan air hangat sehingga tidak akan ada bahan kimia alkohol yang mungkin masuk ke tubuh pengguna selanjutnya. Perawatan termometer dalam langkah pembilasan ini sebaiknya dilakukan dua kali.

Setelah membersihkan termometer secara menyeluruh, selanjutnya dalam perawatan termometer gunakan plastik baru untuk menyimpan alat pengukur suhu ini dan tempatkan pada kotak yang bersih. Termometer yang bersih juga perlu dicuci kembali sebelum digunakan oleh mereka yang sakit karena proses penyimpanan juga memungkinan debu untuk menempel. Cuci termometer dengan langkah yang sama seperti di atas. Langkah-langkah perawatan termometer di atas hanya berlaku untuk termometer standar karena seperti yang kita ketahui, alat ini diciptakan dalam berbagai jenis, misalnya saja termometer yang bisa digunakan sekali pakai saja. Termometer sekali pakai memang tidak akan rusak setelah digunakan, tapi adalah pantangan bagi untuk mencuci dan menggunakan kembali termometer itu lagi. Jadi, sebaiknya buanglah termometer yang sudah dipakai itu ke tempat sampah.

Perawatan termometer bukanlah hal yang sulit. Termometer yang sering kita gunakan untuk mengukur suhu tubuh memang tidak bisa diremehkan perawatannya. Semakin steril termometer kita, semakin berkurang juga kemungkinan kuman akan menular.

Cara Perawatan Termometer

Termometer merupakan alat pengukur suhu yang digunakan ketika sakit dan seteah digunakan termometer harus dibersihkan agar tidak terjadi penyebaran mikroorganisme, yang dapat membahayakan kesehatan. Berikut merupakan langkah-langkah perawtan termometer, diantaranya:

a. Persiapan alat
  1. Larutan sabun dalam tempatnya
  2. Larutan desinfektan 5% dalam tempatnya
  3. Air bersih dalam tempatnya
  4. Tissu dalam tempatnya
  5. Termometer 
  6. Bengkok
b. Prosedur
  1. Memegang termometer dengan tangan kiri dan ambil tissu kemudian basahi dengan air sabun.
  2. Lap termometer memakai tissu tersebut dengan gerakan memutar dari atas ke arah reservoir
  3. Tissu yang telah dipakai dibuang dalam bengkok
  4. Masukkan termometer dalam larutan desinfektan 5% selama 3 menit
  5. Lap dengan tissu dari atas ke arah reservoir. Buang tissu yang kotor
  6. Masukkan termometer ke dalam air bersih
  7. Mengeringkan termometer dengan tissu dengan cara memutar dari reservoir ke atas. Buang tissu yang kotor
  8. Menurunkan air raksa jika termometer manual (bukan digital) 
  9. Menyimpan termometer di tempatnya
  10. Mencuci tangan



Oleh : Bidan Rina Widyawati
Sumber:
  • pondokibu.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :