Alat Pengukur Panas

Alat pengukur panas atau disebut juga dengan alat pengukur suhu memiliki fungsi untuk mengukur suhu dari suatu benda hidup ataupun benda mati. Alat pengukur panas untuk benda hidup dinamakan dengan termometer klinis. Termometer klinis ini dapat digunakan pada bagian tubuh manusia untuk mengukur suhu inti yang dimiliki. Selain itu alat termometer klinis ini juga digunakan dalam membantu menegakkan suatu diagnosa terutama diagnosa yang berkaitan dengan adanya infeksi.



Alat Pengukur Panas
Termometer magic star


Alat Pengukur Panas Tubuh 

Alat pengukur panas tubuh digunakan dnegan tujuan untuk mengetahui kondisi suhu dari panas tubuh. Biasanya pengukuran pansa tubuh dengan menggunakan alat pengukur panas tubuh dilakukan untuk mendapatkan data tambahan mengenai suatu penyakit yang di derita oleh orang tersebut. Biasanya apabila terjadi kenaikan suhu tubuh dengan nilai diatas nilai normal dapat dikatakan bahwa orang tersebut mengalami hipertermi. Sedangkan bila dari hasil pengukuran suhu dengan mnggunakan alat pengukur panas tubuh di dapatkan nilai dibawah nilai normal suhu tubuh maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut mengalami hipotermi.

Hipertermi dan hipotermi merupakan suatu kelainan dari suhu tubuh. Biasanya seseorang akan mengalami hipertermi apabila orang tersebut terkena infeksi. Sedangkan seseorang dapat mengalami hipotermi apabila orang tersebut mengalami dehidrasi. Adanya infeksi yang menyerang tubuh seseorang dapat membuat terjadinya kenaikan suhu badan. Sedangkan adanya dehidrasi membuat seseorang terkena hipotermi.

Alat pengukur panas tubuh terdapat bermacam ragam, ada alat pengukur panas tubuh yang bersifat modern dan ada juga yang bersifat manual. Alat pengukur suhu tubuh yang bersifat modern disebut juga dengan termometer digital. Sedangkan alat pengukur panas tubuh yang bersifat manual dinamakan dengan termometer raksa.

Pada umumnya penggunaan termometer digital lebih mudah untuk digunakan dibandingkan dengan termometer manual. Cukup dengan menekan tombol yang terdapat pada termometer digital lalu menaruhnya pada bagian yang diukur suhunya seperti bagian ketiak dan tunggu beberapa detik, hasil dari pengukuran suhu tubuh pun akan dihasilkan dan tertera pada layar monitor termometer digital.

Berbeda halnya dengan termometer manual, diperlukan keterampilan untuk melakukan pengukuran suhu tubuh dengan menggunakan termometer manual. Karena bila tidak hati-hati menggunakannya dapat menyebabkan termometer tersebut terjatuh dan pecah. Cara menggunakan termometer manual tersebut dilakukan dengan cara menurunkan air raksa pada termometer manual agar berada dibawah nilai batas bawah. Cara menurunkannya dilakukan dengan menggoyangkan termometer air raksa tersebut sampai air raksa berada pada nilai batas bawah. Lalu bersihkan bagian ujung termometer dengan menggunakan air DTT kemudian lap dengan menggunakan tissue. Bersihkan area yang akan diukur suhunya dengan menggunakan tissue. Setelah itu taruh termometer air raksa tersebut pada bagian yang akan diukur suhunya. Biarkan kurang lebih selama lima menit kemudian ambil termometer air raksa tersebut dan baca hasilnya.

Alat pengukur panas tersebut baik termometer air raksa maupun termometer digital mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun kedua jenis alat pengukur panas tubuh tersebut memiliki keakuratan yang sama dalam mengukur suhu tubuh. Tetapi harga dari termometer digital biasanya lebih mahal dibandinkan dengan termometer air raksa. Karena termometer digital memiliki variasi atau jenis lainnya dari termometer digital. Semakin canggih alat dari termometer digital maka harganya pun akan semakin mahal. Namun tentunya pemilihan termometer juga harus disesuaikan dengan harga dan tujuan penggunaan alat tersebut.




Oleh : Bidan Ai

Sumber :
  • meterdigital.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :